Moms dan sahabat, berpuasa artinya adalah menahan
diri. Menahan diri itu tidak sebatas menahan makan dan minum dari fajar hingga
maghrib, tapi menahan diri dari segala nafsu. Nafsu yang tidak dikendalikan
akan mendorong kita untuk melakukan perbuatan yang dilarang Allah Subhanahu Wa
Ta’ala. Kira-kira, apa saja ya nafsu
yang harus kita kendalikan selama bulan Ramadan?
Menahan Diri dari Nafsu Makan dan
Minum
Orang
mukmin diperintahkan untuk berpuasa tidak makan dan tidak minum sejak fajar hingga
maghrib. Kebanyakan orang mukmin sanggup
menahan lapar. Namun, jika kamu
termasuk jenis yang suka tergoda dengan makanan, maka ada tips untuk menahan
diri dari godaan tersebut. Pertama dengan menjauhkan diri situasi yang bisa
membuat puasa kita jadi batal, misalnya melakukan kegiatan yang menguras
keringat. Kedua menjauhkan diri dari
sumber godaan, misalnya melihat-lihat gambar makanan yang menggugah selera,
kecuali kamu memang akan membuat makanan. Ketiga, melakukan kegiatan yang
bermanfaat misal bekerja, membaca buku, dan lain-lain.
Menahan Diri dari Emosi yang Berlebih
Salah
satu hal yang paling sulit saya pribadi lakukan adalah menahan emosi yang
berlebih seperti marah atau menangis. Dalam kondisi lapar, ada tekanan, dan
kondisi yang tidak nyaman membuat orang sulit untuk menahan emosi. Saat itu
terjadi pada Moms, ingatlah bahwa kamu sedang berpuasa. Tenangkan diri sejenak,
lalu ambil air wudhu. Jika tidak mungkin untuk mengambil air, maka tariklah
napas dan hembuskan perlahan. Bacalah istighfar. Kalau memungkinkan, bacalah
ayat-ayat Alquran. Yakinlah, bahwa kemarahan kamu akan berangsur berkurang.
Hati pun menjadi lebih tenang.
Photo by Moose Photos from Pexels
Menahan Diri untuk Berlebih-lebihan
Puasa
mengajarkan kita untuk berperilaku sederhana. Namun dalam praktiknya, puasa
malah membuat kita lebih boros. Contohnya, yang biasanya kita makan malam di
rumah, sekarang malah berbuka puasa di luar. Jumlah jajanan menjadi bertambah,
malah kadang makanan menjadi mubazir karena membelinya secara berlebihan. Belum
lagi membeli barang-barang baru, baju baru, dan lain-lain padahal barang lama
masih bagus. Apakah mampu diri kita menahan diri untuk tidak berboros ria?
Daripada membeli barang secara berlebihan, lebih baik kita menyisihkan dana
tersebut kepada orang lain yang lebih membutuhkan.
Photo by Bruce Mars from Pexels
Menahan Diri untuk Riya
Ini
berkaitan dengan poin sebelumnya. Habis buka puasa di resto kemarin, pengen
banget pamer foto sama teman-teman. Apalagi baju dan jilbab yang dipakai gres
banget, edisi baru dari butik ternama. Tapi takut ah dibilang pamer. Tahu
sendiri ‘kan, pemirsa sekarang julid-julid. Kalau begitu, pamerin aja foto
waktu berbagi ke panti asuhan. Masak berbuat baik masih dijulidin juga? Moms,
semua yang kita lakukan tergantung dari niat. Kalau niat ingin mengajak
teman-teman untuk berbuat kebaikan, tidak ada salahnya. Hanya kita sendiri yang
tahu niat yang ada di hati kita. Cuma kita harus berhati-hati supaya tidak
terjebak riya.
Menahan Diri Berghibah
Mendengar
cerita tetangga, melihat status berseliweran di sosmed, apalagi melihat berita
di televisi, rasanya sudah gatal ingin berkomentar. Ini sepertinya godaan besar
bagi Moms dan juga saya hehe. Tapi baiknya tahan dulu lidah dan jari kamu ya
Moms. Sayang, jika puasa kita seharian nggak ada pahalanya karena seharian
sibuk bergunjing. Berita yang benar saja tidak diperbolehkan, apalagi fitnah.
Jadi tahaan jari kita. Lebih baik jari ini digunakan untuk membalik
lembaran-lembaran Alquran, dan menulis tentang kebaikan.
Photo by Anastasiya Gepp from Pexels
Menahan Diri dari Perbuatan Maksiat
Kapan
pun hendaknya kita menjauhkan diri dari perbuatan maksiat, apalagi di bulan
suci Ramadhan. Berbohong, mencuri, dan perbuatan dosa lainnya memang tidak
boleh dilakukan. Kalau dilakukan, itu artinya puasa yang kita lakukan adalah
sebuah kesia-siaan belaka, karena tidak sejalan dengan esensi dari puasa itu
sendiri. Menyibukkan diri dengan
amalan-amalan sunnah, shodaqoh, tadarus Al-Qur’an, semoga bisa mengurangi
kesempatan untuk melakukan perbuatan maksiat.
Esensi
dari berpuasa di bulan Ramadhan adalah menahan diri. Kualitas diri kita akan
terlihat bagaimana cara kita mengontrol atau mengendalikan nafsu yang kita
miliki. Semua itu tentunya butuh proses ya Moms. Menjadi orang baik itu adalah
sebuah proses dan tidak berhenti di satu titik. Menahan diri di bulan Ramadhan
adalah cara untuk menjadikan diri kita menjadi lebih baik. Insya Allah. (buk)




1 komentar
BalasHapusIzin promo ya Admin^^
bosan tidak ada yang mau di kerjakan, mau di rumah saja suntuk,
mau keluar tidak tahu mesti kemana, dari pada bingung
mari bergabung dengan kami di ionqq^^com, permainan yang menarik dan menguras emosi
ayo ditunggu apa lagi.. segera bergabung ya dengan kami...
add Whatshapp : +85515373217 ^_~