Alasan Mengikuti 12 Days Blog Challenge

By bungaungukecil - Mei 29, 2019


           Ini hari terakhir saya mengikuti “12 Days Blog Challenge” yang diadakan oleh Indscript Writing sejak tanggal 16 Mei 2019 lalu.  “12 Days Blog Challenge” adalah challenge menulis selama 12 hari di bulan Ramadan dengan tema seputar Ramadan.

            Mengapa saya ikut challenge ini? Padahal saat ini bulan puasa. Padahal kalau lapar, otak nggak bisa diajak mikir. Padahal ada deadline nulis lain yang belum kelar. Padahal ada anak yang lagi testing. Padahal bla-bla-bla. Banyak alasan untuk tidak mengikuti challenge ini. Namun, banyak alasan juga untuk ikut. Tinggal kita yang memutuskan, mau mengikuti alasan yang mana.
            Dan saya memutuskan untuk mengikuti challenge ini. Mengapa? Karena challenge ini:

1. Syaratnya Mudah
Syarat untuk mengikuti challenge ini mudah, yaitu mempunyai blog. Karena kebetulan saya sudah punya blog, maka langsung saja saya mendaftar di hari pertama lomba.

2. Tidak Ribet
Tidak seperti challenge dan lomba lainnya, challenge ini tidak ribet. Cukup seret link dan tempelkan di bawah thread hari itu saja. Tidak harus tag dan mention beberapa orang teman.

3. Hanya 12 Hari
Waktu yang pendek, menjadi pertimbangan saya selanjutnya untuk ikut challenge ini. Mungkin kalau waktunya sebulan, saya akan memutuskan untuk tidak ikut. Bagaimana pun, saya harus bertanggung jawab untuk menyelesaikan tugas-tugas menulis lainnya, supaya tidak terbengkalai jika ikut challenge ini.

4. Tema yang Pas
Tema yang diambil untuk challenge ini pas dengan momentnya dan merupakan tema sehari-hari, jadi penulis akan lebih mudah untuk mengeksekusinya menjadi artikel. Kalau tema yang diambil berat, di luar kapasitas saya sebagai seorang ibu rumah tangga, mending saya menyerah hehe.. 


5. Kompetisi yang Menguntungkan
Bagi saya, mengikuti challenge seperti ini menguntungkan. Apa saja keuntungannya?
a. Melatih Konsistensi Menulis
‘Kan berlatih sendiri juga bisa, yang penting komitmen. Nggak semudah itu, teman. Untuk model saya yang suka mood-moodan,  adanya tantangan, deadline dan jadwal yang jelas, membuat saya menjadi lebih terarah. Semoga selepas mengikuti challenge ini, saya bisa lebih konsisten lagi dalam menulis.  

b. Melatih Membuat Tulisan
Keuntungan utama tentu saja penulis berlatih untuk menulis. Karena sebuah karya baru akan dihasilkan kalau penulis mau menulis. Dengan “keyword” berbeda yang diberikan setiap hari, penulis menggali ide-ide dan berlatih membuat tulisan yang sesuai. Dengan sering berlatih membuat tulisan, maka dengan sendirinya kualitas tulisan akan semakin meningkat.

c. Melatih Kecepatan Menulis
Mungkin bagi orang lain, mudah untuk menulis beberapa artikel dalam satu hari. Namun, bagi orang yang menulisnya lambat seperti saya, challenge ini memaksa saya untuk berpikir dan menulis lebih cepat. Bagi saya sendiri, menulis satu hari satu artikel sudah cukup bagus. Semoga dengan mengikuti challenge ini, kecepatan menulis saya bertambah.  

d. Terisinya Blog yang Kosong
Ibarat rumah baru yang masih kosong. Walau pun cantik dan sudah direnovasi sana-sini, tetap saja ia hanya sekadar gedung. Rumah itu tidak punya apa-apa, bahkan sekadar kursi rotan yang sederhana.
Kewajiban sayalah sebagai pemilik rumah untuk membeli sofa yang empuk, lemari hias yang elegan, lukisan yang cantik untuk dipajang di rumah saya.  Kemudian menempatinya bersama keluarga.
Demikian juga dengan blog. Sudah punya template cantik, alangkah sayangnya jika tidak ada isinya. Dengan mengikuti challenge ini, dan jika konsisten, maka di akhir challenge ada 12 artikel baru yang dipost. Lumayan, bukan?

Foto: Startup Stock Photos from Pexels

6. Mengisi Ramadan dengan Kegiatan Positif
Bagi orang seusia saya, godaan terbesar di bulan Ramadan bukan makan dan minum, tapi … membuka medsos. Apalagi jika sudah masuk ke dalam grup yang kegiatannya kurang produktif. Tidak terasa waktu habis tanpa ada sesuatu yang dihasilkan. Nah, salah satu alasan mengikuti 12 Days Blog Challenge adalah mengurangi waktu untuk bermedsos ria dan menggantinya dengan hal yang positif.

7. Ingin Menakhlukkan Sebuah Tantangan
Menakhlukkan sebuah tantangan sama artinya dengan menaklukkan diri sendiri. Tentu saja tantangan yang positif. Menakhlukkan challenge ini berarti saya berhasil menakhlukkan kemalasan saya dalam menulis. Jika selesai sampai finish, akan membuat saya bangga, bahwa  ternyata saya berhasil menakhlukkan tantangan yang diberikan. Sekali-kali mengapresiasi diri sendiri, nggak ada salahnya, ‘kan? 

Nah, itu dia sahabat, alasan saya mengikuti “12 Days Blog Challenge”. Semoga dengan berakhirnya challenge ini,  saya akan menjadi penulis yang lebih rajin. Bagaimana dengan kamu?

Bunga Ungu Kecil

#IndscriptWritingChallenge
#lastchallenge

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar