Menggapai Berkah di Bulan Suci
By bungaungukecil - Mei 15, 2019
Menggapai Berkah di Bulan Suci
Hai Moms dan sahabat, puasa telah
memasuki hari kesebelas. Bagaimana dengan puasamu? Pasti masih semangat ya
kecuali yang sedang berhalangan. Iya,
dong. Kita harus tetap bersemangat menjalankan ibadah puasa ini, karena puasa
merupakan kewajiban kita sebagai seorang mukmin. Seperti dituliskan dalam Surah
Al-Baqarah ayat 183:
“Wahai
orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan
atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Dari ayat di atas, jelas bahwa tiap
mukmin wajib berpuasa, sebab puasa memang telah diwajibkan sejak zaman
orang-orang terdahulu. Namun sahabat, pernahkan kita merasa puasa dan ibadah yang
kita lakukan begitu-begitu saja. Setelah Ramadhan berlalu, semuanya kembali seperti
biasa. Padahal kita sangat menginginkan adanya perubahan yang lebih baik
setelah menjalankan ibadah puasa ini. Jangan-jangan ada yang kurang dari ibadah
yang kita lakukan?
Moms, tidak adanya perubahan yang
kita inginkan, mungkin karena tidak maksimalnya ibadah yang kita lakukan di
bulan suci, dan ini bisa jadi disebabkan karena tidak melakukan:
1. Kesiapan Fisik
Fisik
yang sehat tentunya adalah syarat untuk berpuasa. Karena itu bagi orang yang
sakit, wanita yang hamil dan menyusui, orang sedang dalam perjalanan
diperbolehkan untuk berbuka puasa. Sedang wanita yang berhalangan, memang
dilarang untuk berpuasa. Jadi jika kita ingin melakukan puasa sebulan penuh, harus menyiapkan diri sebaik-baiknya.
2. Kesiapan Mental
Untuk
melakukan ibadah puasa, kesiapan mental juga dibutuhkan, karena kita akan
melakukan ibadah terbaik. Jangan sampai terjadi, kemauan melakukan ibadah ternyata
berbenturan dengan keperluan lain malah membuat kita jadi stress dan emosi,
yang tentunya akan mengurangi nilai pahala dari puasa kita.
3. Kesiapan Hati
Sebelum
berpuasa, siapkan hati yang ikhlas dan bersyukur, termasuk menerima seandainya
rezeki di bulan suci kali ini tidak sebanyak rezeki di tahun sebelumnya.
Bersihkan hati dari penyakit hati. Memaafkan diri sendiri, dan memaafkan semua
orang.
4. Lakukan Ibadah Terbaik
Perbanyak
melakukan ibadah sunnah, shalat malam, membaca Al Qu’ran, berdzikir, berzakat,
infaq dan shodaqoh, mendekatkan diri pada Allah (i’tiqaf), tidak melakukan
perbuatan yang dilarang Allah.
Insya Allah, persiapan yang baik
akan mendapat hasil terbaik yaitu pahala dan keberkahan. Apa saja yang bisa
kita dapatkan?
1.
Menjadi Orang yang Lebih Sabar
Inti
dari berpuasa adalah menahan segala bentuk hawa nafsu. Bukan hanya makan dan
minum, namun kita juga dilatih untuk lebih bisa menahan emosi. Alangkah baiknya
jika perilaku sabar ini tidak hanya dilakukan selama Ramadhan, namun berlanjut
dan menjadi karakter kita setelahnya.
2. Timbulnya Rasa Empati Pada Orang Lain
Kita
mungkin bisa makan lengkap tiga kali sehari. Namun, di luar sana masih ada orang
yang makan (makanan lengkap) cuma sekali sehari. Dengan berpuasa, kita dilatih
untuk merasakan apa yang mereka, untuk lebih
peka dan peduli pada orang lain, untuk berbagi pada mereka yang membutuhkan. Zakat
fitrah, adalah sarana untuk berbagi pada kaum duafa. Masih ada infaq dan
shodaqoh yang dapat kita salurkan pada mereka.
3.
Mempererat Hubungan Anggota Keluarga
Berapa
kali anggota keluarga duduk untuk makan bersama? Kesibukan masing-masing
menyebabkan anggota keluarga jarang bertemu, walau masih satu rumah. Sahur dan
berbuka puasa, menjadi jalan untuk mempererat kembali hubungan antar anggota
keluarga, memperbaiki kembali keharmonisan keluarga yang mungkin agak terkikis
akibat kemajuan teknologi.
4.
Mempererat Hubungan Antar Warga
Sehabis
berbuka puasa dan shalat magrib, warga beranjak ke masjid terdekat untuk
melakukan shalat tarawih. Sesudah shalat tarawih biasanya disambung dengan
tadarus. Saat inilah, jalinan silaturahim
antar warga kembali dipererat.
5. Mendapat Pahala Istimewa
Karena
bulan Ramadhan bulan yang istimewa (dengan turunnya Al-Qur’an di bulan ini), maka
pahala yang kita dapatkan pun tentunya lebih istimewa dibanding bulan lainnya.
Keistimewaan lain yaitu adanya Lailatul Qadr yang diperkirakan terjadi pada
sepuluh malam terakhir.
6.
Hati yang Tenang
Bulan
Ramadhan membuat hati seorang mukmin menjadi lebih tenang. Tentu saja jika kita
melakukannya dengan penuh ikhlas dan syukur.
7. Menjadi
Insan yang Lebih Baik
Ibadah
yang diterima Allah, akan membuat perilaku kita menjadi lebih baik dari
sebelumnya, baik dalam beribadah, bersikap ke pada orang lainnya.
Moms dan sahabat, siap menjadi orang
yang lebih baik? Yuk, kita sama-sama memperbaiki ibadah kita, semoga bulan suci
kali ini berbeda dan membawa berkah bagi kita semua. Aamiin. (buk)

0 komentar