Foto: pexels.com
Hai Moms dan sahabat. Siapa sih yang
nggak mau dapat THR? Hari gini gitu loh, di mana nilai uang sudah jauh merosot.
Tambahan uang tentu sangat berarti agar kebutuhan lebaran bisa terpenuhi Bagi
yang bekerja, sudah pasti mendapat THR dari perusahaan/ dari orang tempat kita
bekerja.
Sayangnya, pengalaman tahun-tahun
sebelumnya uang THR hasil kerja kita sepertinya hanya sekadar mampir. Lebaran
belum selesai, uang sudah menguap entah kemana. Bukan itu saja, hutang kita pun
bertambah banyak. Bikin pusing nggak sih. Coba deh diingat-ingat, apakah Moms sudah mengatur uang THR dengan baik, atau
malah melakukan pemborosan. Kalau ternyata memang boros, yuk, kita coba mengatur
uang THR kali ini agar pengeluarannya lebih terarah. Bagaimana caranya?
Buat Rincian
Tips pertama dalam mengatur uang THR
yaitu buatlah rincian rencana pengeluaran untuk lebaran. Beri urutan prioritas.
Selanjutnya kuatkan niat dalam hati, agar tidak tergoda membelanjakan uang untuk hal yang tidak
penting. Sebaliknya, untuk hal-hal penting, segera lakukan.
Dahulukan Kewajiban
Lupakan semua rencanamu jika kamu
masih mempunyai tunggakan/hutang. Jadi prioritas pertama adalah bayarlah hutang
kamu terlebih dahulu. Hutang di sini
termasuk zakat mal yang belum kamu bayarkan. Kemudian sisihkan untuk membayar
zakat fitrah. Setelah semua kewajiban dipenuhi, baru kita ke prioritas
selanjutnya.
THR untuk Orang Terdekat
Memberi bingkisan atau uang kepada
orang terdekat adalah tanda sayang kita, misalnya untuk orangtua dan saudara. Selanjutnya berikan
THR untuk orang yang bekerja dan berhubungan dengan kamu, misalnya asisten
rumah tangga, ojek langganan, tukang sampah, dan lain-lain. Mereka telah
bekerja selama setahun penuh, tentunya pantas diberi THR. Dengan berbagi bingkisan, itu artinya kita
juga berbagi kebahagiaan. Oh ya Moms, sisihkan juga uang fitrah untuk anak-anak
yaa.
Foto: pexels.com
Membeli Keperluan Lebaran
Membeli keperluan lebaran tentu
penting. Namun, sekali lagi prioritas dalam membeli barang yang dibutuhkan. Misal
membeli kue lebaran merek “A” beberapa toples, mengecat pagar dan dinding rumah,
membeli magic jar baru yang lebih besar, beli baju untuk keluarga, jalan-jalan ….
Kalau semuanya diperlukan, coba
dipilih lagi mana yang paling prioritas. Misal karena mengecat pagar dan
dinding perlu biaya lebih, ya ngecatnya ditunda dulu. Membeli kue lebaran itu
penting, jadi tetap harus beli. Kalau memang harus membeli kue dengan variasi
beberapa macam, ya pilih toples ukuran kecil. Atau ganti kue lebaran merk “A”
dengan kue lebaran bikinan tetangga yang harganya lebih hemat.
Bagaimana dengan baju baru? Kalau
pun ingin beli baju, prioritaskan baju anak dulu ya, Moms. Anak-anak tumbuh
dengan cepat. Baju lama mereka biasanya sudah terlalu sempit atau pendek.
Bagaimana dengan kita sendiri? Kalau baju lama masih layak dipakai, nggak
masalah dipakai lagi.
Mudik?
Bagi sebagian orang, mudik adalah
suatu keharusan. Masak sih setahun sekali tidak bisa kumpul bersama keluarga? Apalagi
jika mempunyai orangtua yang sudah lanjut usia dan tidak tinggal di satu kota,
mudik memang menjadi satu kewajiban yang harus dilaksanakan.
Namun, di zaman sekarang biaya untuk
mudik nggak murah. Bagi yang naik transportasi umum, harus siap merogoh kocek
lebih dalam lagi. Sudah bukan rahasia lagi, tarif tiket naik menjelang sampai
sehabis lebaran. Belum lagi setiap mudik membawa buah tangan dan bingkisan untuk
saudara-saudara di kampung. Setibanya di kampung, nggak mungkin cuma di rumah
saja. Pastilah anak merengek minta jalan-jalan.
Jadi bertambah deh biaya mudiknya.
Untuk menghemat biaya mudik,sebaiknya pesan
tiket jauh-jauh hari. Gunakan promo-promo sebaik mungkin. Kalau memungkinkan ya membawa kendaraan
sendiri. Untuk hal yang satu ini, harus dipersiapkan matang-matang ya, Moms.
Biaya mudik yang mahal dapat juga disiasati
dengan menjemput orangtua jauh sebelum hari raya. Namun, jika orangtua tidak
dapat melakukan perjalanan jauh, dan memang harus tinggal di kota lain,
terpaksa mudik ke rumah orangtua ditunda dulu hingga harga menjadi normal. Yang
jelas, silaturahim dengan orangtua harus tetap dijaga ya, Moms.
Gambar oleh Steve Buissinne dari Pixabay
Tabungan?
Apakah dengan pengeluaran seperti di
atas, masih ada yang uang THR yang tersisa? Kalau ada, cepat masukkan ke dalam
tabungan ya, Moms. Wah, boro-boro. Sudah
sehemat mungkin, kebutuhan lebaran tetap tidak tercukupi.
Jika kamu sudah mengatur uang THR dengan
baik, tapi uang THR masih jauh dari cukup, cuma ada satu solusi, Moms. Kamu
harus mencari kerja tambahan, agar bisa mendapat THR tambahan juga, hehe.
Sekian tips dari saya, semoga
bermanfaat.
#IndscriptWritingChallenge
#day6




1 komentar
Numpang promo ya Admin^^
BalasHapusingin mendapatkan uang banyak dengan cara cepat
ayo segera bergabung dengan kami di ionpk.club ^_$
add Whatshapp : +85515373217 || ditunggu ya^^