Ini
hari terakhir saya mengikuti “12 Days Blog Challenge” yang diadakan oleh
Indscript Writing sejak tanggal 16 Mei 2019 lalu. “12 Days Blog Challenge” adalah challenge
menulis selama 12 hari di bulan Ramadan dengan tema seputar Ramadan.
Mengapa saya ikut challenge ini? Padahal saat ini bulan
puasa. Padahal kalau lapar, otak nggak bisa diajak mikir. Padahal ada deadline nulis lain yang belum kelar. Padahal
ada anak yang lagi testing. Padahal bla-bla-bla. Banyak alasan untuk tidak mengikuti
challenge ini. Namun, banyak alasan
juga untuk ikut. Tinggal kita yang memutuskan, mau mengikuti alasan yang mana.
Dan saya memutuskan untuk mengikuti
challenge ini. Mengapa? Karena challenge ini:
1. Syaratnya Mudah
Syarat
untuk mengikuti challenge ini mudah, yaitu mempunyai blog. Karena kebetulan
saya sudah punya blog, maka langsung saja saya mendaftar di hari pertama lomba.
2. Tidak Ribet
Tidak
seperti challenge dan lomba lainnya, challenge ini tidak ribet. Cukup seret link
dan tempelkan di bawah thread hari itu saja. Tidak harus tag dan mention
beberapa orang teman.
3. Hanya
12 Hari
Waktu
yang pendek, menjadi pertimbangan saya selanjutnya untuk ikut challenge ini.
Mungkin kalau waktunya sebulan, saya akan memutuskan untuk tidak ikut.
Bagaimana pun, saya harus bertanggung jawab untuk menyelesaikan tugas-tugas
menulis lainnya, supaya tidak terbengkalai jika ikut challenge ini.
4. Tema yang Pas
Tema
yang diambil untuk challenge ini pas dengan momentnya dan merupakan tema
sehari-hari, jadi penulis akan lebih mudah untuk mengeksekusinya menjadi
artikel. Kalau tema yang diambil berat, di luar kapasitas saya sebagai seorang
ibu rumah tangga, mending saya menyerah hehe..
5. Kompetisi yang Menguntungkan
Bagi
saya, mengikuti challenge seperti ini menguntungkan. Apa saja keuntungannya?
a.
Melatih Konsistensi Menulis
‘Kan
berlatih sendiri juga bisa, yang penting komitmen. Nggak semudah itu, teman.
Untuk model saya yang suka mood-moodan, adanya tantangan, deadline dan jadwal yang
jelas, membuat saya menjadi lebih terarah. Semoga selepas mengikuti challenge
ini, saya bisa lebih konsisten lagi dalam menulis.
b.
Melatih Membuat Tulisan
Keuntungan
utama tentu saja penulis berlatih untuk menulis. Karena sebuah karya baru akan
dihasilkan kalau penulis mau menulis. Dengan “keyword” berbeda yang diberikan setiap
hari, penulis menggali ide-ide dan berlatih membuat tulisan yang sesuai. Dengan
sering berlatih membuat tulisan, maka dengan sendirinya kualitas tulisan akan
semakin meningkat.
c.
Melatih Kecepatan Menulis
Mungkin
bagi orang lain, mudah untuk menulis beberapa artikel dalam satu hari. Namun, bagi
orang yang menulisnya lambat seperti saya, challenge ini memaksa saya untuk berpikir
dan menulis lebih cepat. Bagi saya sendiri, menulis satu hari satu artikel
sudah cukup bagus. Semoga dengan mengikuti challenge ini, kecepatan menulis
saya bertambah.
d.
Terisinya Blog yang Kosong
Ibarat
rumah baru yang masih kosong. Walau pun cantik dan sudah direnovasi sana-sini,
tetap saja ia hanya sekadar gedung. Rumah itu tidak punya apa-apa, bahkan
sekadar kursi rotan yang sederhana.
Kewajiban
sayalah sebagai pemilik rumah untuk membeli sofa yang empuk, lemari hias yang
elegan, lukisan yang cantik untuk dipajang di rumah saya. Kemudian menempatinya bersama keluarga.
Demikian
juga dengan blog. Sudah punya template cantik, alangkah sayangnya jika tidak
ada isinya. Dengan mengikuti challenge ini, dan jika konsisten, maka di akhir
challenge ada 12 artikel baru yang dipost. Lumayan, bukan?
Foto: Startup Stock Photos from Pexels
6. Mengisi Ramadan dengan Kegiatan Positif
Bagi
orang seusia saya, godaan terbesar di bulan Ramadan bukan makan dan minum, tapi
… membuka medsos. Apalagi jika sudah masuk ke dalam grup yang kegiatannya kurang
produktif. Tidak terasa waktu habis tanpa ada sesuatu yang dihasilkan. Nah, salah
satu alasan mengikuti 12 Days Blog Challenge adalah mengurangi waktu untuk bermedsos
ria dan menggantinya dengan hal yang positif.
7. Ingin Menakhlukkan Sebuah Tantangan
Menakhlukkan
sebuah tantangan sama artinya dengan menaklukkan diri sendiri. Tentu saja
tantangan yang positif. Menakhlukkan challenge ini berarti saya berhasil
menakhlukkan kemalasan saya dalam menulis. Jika selesai sampai finish, akan
membuat saya bangga, bahwa ternyata saya
berhasil menakhlukkan tantangan yang diberikan. Sekali-kali mengapresiasi diri
sendiri, nggak ada salahnya, ‘kan?
Nah,
itu dia sahabat, alasan saya mengikuti “12 Days Blog Challenge”. Semoga dengan berakhirnya
challenge ini, saya akan menjadi penulis
yang lebih rajin. Bagaimana dengan kamu?
Bunga
Ungu Kecil
#IndscriptWritingChallenge
#lastchallenge













