Hai Bunda cantik di mana pun berada. Beberapa bulan lagi tahun ajaran baru
dimulai. Bagaimana dengan Bunda yang putra-putrinya sudah di kelas TK B? Sudah
mendaftarkan putra-putri tercinta ke sekolah dasar? Atau masih bimbang. Anakku
masuk SD tahun ini atau tahun depan ya?
Bagi
Bunda yang mempunyai anak yang lahir di bulan yang namanya berakhiran “ber” (September,
Oktober, November, dan Desember), memasukkan anak ke Sekolah Dasar menjadi
dilema tersendiri.
Kenapa?
Karena anak yang lahir di bulan tersebut usianya tanggung. Jika anak lahir
tahun 2012, bulan Juli nanti usia anak
sekitar 5 tahun 7 bulan (kelahiran Desember) sampai 5 tahun 10 bulan (kelahiran September). Anak menjadi siswa dengan usia termuda di
kelasnya.
Tapi
jika masuk SD ditunda sampai tahun depan, usia anak menjadi 6 tahun 7 bulan
(kelahiran Desember) sampai 6 tahun 10 bulan (kelahiran September). Anak akan
menjadi yang tertua di kelas. Lantas sebaiknya bagaimana? Apa lebih baik memasukkan anak sekarang saja? Sebelum
mendaftarkan anak ke sekolah, yuk Bunda, kita pertimbangkan plus minusnya dulu.
Keuntungan
memasukkan anak dengan usia muda :
1. Saat lulus kuliah, usia masih muda sehingga tenggang
waktu untuk mencari pekerjaan dan sekolah lanjutan menjadi lebih lama.
2. Dengan tenggang waktu yang lebih lama
tersebut, membuat peluang diterima bekerja atau kuliah lagi lebih besar.
3.
Ada kebanggaan pada orangtua, karena
anaknya mampu bersaing dengan anak lain yang usianya lebih tua.
Namun
dari beberapa curhatan Bunda, ada beberapa kendala yang dialami anak-anak usia
muda tersebut di sekolah, antara lain:
1. Belajar
Anak harus belajar lebih keras dari
teman-temannya yang usianya lebih matang, jika ingin prestasinya menyamai, atau
bahkan lebih bagus dari teman-temannya. Jadi
orangtua harus menyiapkan dana tambahan untuk les privat.
2.
Kemandirian
Dari segi kemandirian masih kurang,
misalnya dalam mengerjakan tugas, sehingga Sang Bunda pun harus rajin
mengontrol peer anaknya, kapan ulangan, dan lain-lainnya.
3. Percaya
diri dan kemampuan beradaptasi
Kadang-kadang muncul rasa kurangnya
percaya diri jika berada di antara teman-temannya yang berusia lebih tua. Anak pun sering bingung jika dihadapkan pada
situasi baru.
4. Fisik
Walaupun intelektual cukup, kadangkala
fisik tidak mendukung. Akibatnya anak tersebut sering sakit dan tidak masuk
sekolah. Jika sekolahnya fullday school,
lebih baik Bunda mempertimbangkan apakah ananda kuat secara fisik mengikuti
pelajaran. Jangan sampai karena anak kelelahan, jadi sering tidak masuk.
5. Prestasi
Prestasi yang dicapai, walaupun bagus,
namun tidak maksimal. Peluang untuk berprestasi di luar sekolah juga berkurang.
Karena kesempatan itu (misalnya mengikuti lomba), menurut pengalaman biasanya
diberikan sekolah kepada anak-anak dengan usia lebih matang.
Poin-poin
di atas tentunya tidak berlaku ya Bun, jika anak tersebut mempunyai kemampuan/bakat
istimewa. Baik kemampuan intelektual yang lebih tinggi, dan bakat istimewa non akademik lainnya. Hanya Bunda lah yang mengetahui segala
sesuatunya mengenai buah hati tercinta.
Jika
ananda mempunyai kemampuan lebih dan ananda siap secara fisik dan mental, tidak
ada salahnya memasukkan ke SD walaupun usianya masih muda. Namun jika Bunda kurang yakin dengan kesiapan
ananda, lebih baik menundanya hingga tahun depan. Sekarang Bunda tidak bimbang
lagi kan, tahun ini atau tahun depan?


0 komentar