Jangan Gusar ya Bunda, Jika Anda Menemukan 5 Hal Ini Pada Buah Hati Anda.
By bungaungukecil - Agustus 03, 2018
Setiap Bunda pasti menginginkan hal
yang terbaik pada putra-putrinya. Namun dalam membesarkan buah hati, ada saja
kendala yang ditemukan. Misalnya Bunda menginginkan anak yang manis, penurut,
anteng, kalem dan lain sebagainya. Namun kenyataannya si kecil malah berbuat
hal-hal yang sering membuat Bunda jengkel. Yuk, kita lihat hal-hal apa sajakah
itu yang membuat para Bunda geleng-geleng kepala (judeg katanya orang Jawa mah).
1. Suka ngeyel.
Setiap
diberitahu, si bocah bukannya menurut, malah ngeyel dan membantah. Lebih
gawatnya lagi, bocah malah mengkritisi bundanya. Misalnya saat Bunda melihat si
anak santai tidak belajar, padahal besok mau ulangan. Bunda memasang wajah
sangar (hehe) sambil berkata,”Kamu kok main game terus. Ayo belajar!” Bukannya
belajar, anak malah mengatakan,” Bunda juga gak belajar, malah nonton sinetron
terus!” Bocah dengan jitu malah bisa skak bundanya. Bunda kehabisan kata-kata.
2. Sering bertanya.
Bocah
sangat sering bertanya. Ini apa Bun? Trus itu gimana Bun? Bagi Bunda yang
pekerjaan rumahnya bejibun, atau Bunda yang lagi ngejar deadline tulisan, pertanyaan
yang mengiung-ngiung daritadi seperti pasukan lebah yang bernafsu merontokkan
konsentrasi Bunda. Bunda jadi teringat kata-kata Bu Guru Paud, “Maaf Bu, anak sepertinya
kecerdasannya di bawah rata-rata, karena dia sering banget bertanya.” Bunda pun semakin stress.
3. Sering rewel dan perfeksionis.
Saat
sekeluarga siap-siap mau pergi jalan-jalan, tiba-tiba si bocah ngambek gak mau
pergi karena bajunya gatal. Baju sudah beres, giliran kaos kakinya gatal. Atau
saat Bunda sudah ngantuk berat, si bocah bangunin Bunda menyuruh membetulkan selimutnya
yang miring tidak simetris. Bunda yang sudah cape seharian, pasti gusar.
4. Sering tidur larut malam.
Masih
ada hubungannya sama tidur. Saat Bunda ngantuk, lah si bocah malah asyik main.
Padahal seharian sudah main. Bunda mau tidur, bocah rewel minta ditemenin.
Akhirnya Bunda yang awalnya tidak bisa mendongeng, berubah dalam sekejab jadi
pendongeng dadakan. Untung Bunda punya satu stok cerita. Si bocah akhirnya
terlelap.
5. Berbicara dengan kata-kata yang
tidak biasa.
Saat
anak umur tiga tahun bilang begini pada Bundanya: “Ma, ayo main sama aku.” Anak Bunda yang melihat Bunda kerja malah
bilang: “Ma. Kenapa sih Mama tidak punya waktu untuk meluangkan waktu bersama
anak?” Bunda langsung lompat kaget. Anak balita kenapa ngomongnya kayak
nenek-nenek ya? Bunda aja gak pernah pakai kosakata seperti itu.
Sebenarnya
tidak ada yang aneh dengan ke-lima sikap bocil Anda, Bun. Gak usah galau dan
gusar juga. Justru Bunda harusnya bersyukur, sebab ke-lima hal tersebut justru
menandakan bahwa anak anda cerdas, bahkan cenderung jenius! Sering bertanya, suka ngeyel menunjukkan bawa
mereka tidak menelan sesuatu secara mentah.
Perfeksionis
memang membuat mereka tampak menjengkelkan, namun bisa dibayangkan karya yang
akan mereka buat kelak! Mereka tidur malam, karena pikiran mereka selalu
bekerja. Kosakata yang beragam menunjukkan bahwa mereka beberapa langkah di
depan teman-temannya. Jangankan Bunda, para guru paud pun kadang meremehkan
kemampuan anak-anak ini karena ketidaktahuan mereka.
Yang
perlu Bunda perhatikan tinggal bagaimana mengarahkan anak dengan
sebaik-baiknya. Misalnya mengatur tidurnya jangan terlalu malam, menyediakan
pakaian yang nyaman dipakai karena alerginya, upgrade diri Bunda dengan
pengetahuan agar tidak ketinggalan dengan si bocah, memberikan pengetahuan
agama sejak dini. Dengan arahan yang
baik, insya Allah bocah akan tumbuh kembang menjadi bocah yang cerdas dan
membanggakan.
Gambar: pixabay.com
Gambar: pixabay.com


1 komentar
Saya punya ponakan begini banget, aktifnya kebangetan hehe. Tapi abis baca ini jadi paham deh. Makasih mba ilmunya 👍🏻
BalasHapus